Kode Etik Programmer

0
250

Setiap profesi biasanya mempunyai kode etik nya masing masing. Kode etik bisa kita sebut sebagai pedoman untuk para professional dalam bekerja. Dengan begitu harapan idealnya client/perusahaan yang memperkerjakan atau menggunakan jasa dapat terhindar dari perilaku tidak professional.

Lalu bagaimana dengan software engineer? software engineer yang juga bisa kita sebut sebagai programmer juga memiliki rumusan kode etik. Kode etik ini dikeluarkan oleh organisasi edukasi komputer besar di dunia, yaitu Association for Computing Machinery (ACM). Butir-butir kode etik yang dirumuskan oleh organisasi yang telah berdiri semenjak 1947 ini, juga telah disetujui dan didukung oleh IEEE. IEEE sendiri merupakan organisasi/asosiasi yang menjadi wadah bagi para professional di bidang teknologi.

Sekarang ini banyak sekali Programmer-programmer baik freelance maupun yang tidak berlomba membuat sebuah system yang bisa dibilang canggih dan bermanfaat bagi manusia. Benarkah seorang programmer kebal akan hukum apabila melanggar kode Etik programmer ?

Berikut ini adalah beberapa kode etik yang disadur berdasarkan kode etik yang kini digunakan oleh perkumpulan programmer internasional yang berlaku saat ini :

  1. Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.
  2. Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja.
  3. Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
  4. Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin.
  5. Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin.
  6. Etika profesi yang berlaku bagi programmer di indonesia. Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
  7. Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.
  8. Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.
  9. Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
  10. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.
  11. Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
  12. Tidak boleh mempermalukan profesinya.
  13. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
  14. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
  15. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.