Dibalik Kebenaranmu Pasti Ada Kebohonganmu

0
242

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Selamat Pagi Semua, Selamat Pagi Dunia, Selamat Para Wanita yang insyaallah nantinya akan menjadi penghuni surga. Amin Amin Allahumma Amin. Ketemu lagi dengan saya yang Alhamdulillah dihari ini masih diberi Allah kesehatan, kesempatan untuk menyampaikan dan membagikan ilmu. Mungkin kemarin saya menulis sebuah judul yang bertajub “Dilema Ku Belum Tentu Dilema Mu” yang berisikan tentang penjelasan alat perang seorang programmer  web.

Kali ini saya ingin menyampaikan sebuah artikel yang diluar lagi pembahasan programming.  Kalian sudah baca kan judul diatas?, Yap judul kali ini Dibalik Kebenaranmu Pasti Ada Kebohonganmu. Kebenaran mungkin kata-kata kebenaran sering kalian dengar ditelinga kalian ataupun dari ucapan seseorang. Sejak kalian kecil mungkin orang tua kalian mengajarkan sebuah kebenaran pastinya orang tua kalian mengajarkan Kebenaran. Tapi kenapa disaat kalian dewasa Kebenaran itu berubah menjadi Kebohongan, kenapa coba?, nah disini saya akan menjelaskan semua nya satu persatu.

Kebenaran apa sih kebenaran itu?, Kebenaran dapat diartikan  adalah semua yang “ada”, Apa yang ada terwujud atau didukung oleh tiga faktor utama yakni zat, bentuk dan sifat. Apa yang ada bisa saja berupa benda, berupa proses atau perbuatan, berupa kondisi atau situasi. Sesuatu yang benar belum tentu disangka benar bisa saja apa yang kita sangka benar sepenuhnya adalah sebuah kebohongan. Banyak cara manusia membuat pembuktian untuk mencari kebenaran itu sendiri. Jadi apabila teman-teman memiliki kasus yang menyangkut mencari kebenaran dan kebohongan, teman-teman harus membuat beberapa pembuktian.

Dengan contoh yang sering dijumpai yaitu kebenaran dalam perasaan. Kebenaran dalam perasaan itu sangat-sangat sensitif. Apabila seorang lelaki ingin mencari kebenaran dari seorang perempuan banyak menggunakan beberapa tes ya. Dan dalam mencari pasangan hidup pun kita mesti tau kebenaran dari sifat orang tersebut. Kok jadi bahas perasaan ya hahaha mungkin sipenulis lagi galau ya wkwkwk. Oke kita skip masalah perasaan kalau kita bahas ntar gak ada habisnya teman-teman wkwkwk.

Bicara tentang Kebohongan, wah kebohongan ini sikap yang sangat-sangat dibenci termasuk saya sendiri benci dengan kebohongan. Kebohongan itu ialah sikap yang kenyataannya itu tidak benar. Nah muncul sebuah pertanyaan “kalau kita bohong untuk kebaikan gimana tu?”. Mari kita jawab pertanyaan dari sifulan hahaha. Bohong untuk kebaikan ya kalau udah namanya bohong ya bohong aja, tau gak sekali pun kita bohong ya pasti ujungnya dan responnya pasti gak baik kan. Makanya kalau udah bohong ya bohong aja gak usah pake bohong untuk kebaikan.

Kita kembali ke pembahasan diatas. Orang tua mengajarkan kita kebenaran dari kecil tapi kenapa setelah dewas kita jadi berbohong?. Karna sewaktu kita dewasa sering ada dorongan dari orang lain yang membuat kita bisa berbohong. Ketika kita berbohong akan ada perasaan yang tidak nyaman dari hati kita. Sebuah kebenaran kadang bisa membuat kita tidak nyaman maka timbul lah sebuah Kebohongan itu. Teman-teman sekalian belajar lah memulai kebenaran dari diri sendiri agar tidak adanya kebohongan itu.

Sekian apa yang dapat saya sampaikan kali pada hari ini. Apabila ada kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf. Sampai jumpa lagi di judul selanjutnya.

 

Wabillahitaufik Wal Hidayah

Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.