Belajar Networking LAN Dengan Kali Linux

0
95

LAN (Local Area Network)

LAN memiliki dua jenis jika di lihat dari apa yang menjadi medianya. Yang pertama kita kenal dengan wired atau wireless di mana wired menggunakan kabel seperti UTP dan wireless menggunakan udara untuk medianya.

A. Basic Command

Seperti yang kita tahu, dalam sistem operasi linux sebenarnya interface sudah ditandai dengan simbolik secara default. Pada NIC yang pertama terdeteksi (ethernet – NIC) sistem akan membacanya dengan sebutan “eth0” dan akan di urutkan pada NIC selanjutnya. Misalnya saya memiliki 2 NIC terpasang pada slot PCI saya, maka linux akan membacanya dengan eth0, eth1 dan seterusnya. Sebagaimana ethernet , wireless interface juga di berikan simbol default agar mudah membedakan antara jaringan ethernet dengan jaringan wireless interface. Secara default linux akan memberikan simbol “wlan0” terhadap wireless interface baik dari USB wireless ataupun device wireless lainnya. Dasar – dasar command terhadap pengelolaan interface pada backtrack linux.

B. Melihat interface yang tersedia atau sudah terdeteksi ( ifconfig )

root@bt:~# ifconfig
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:16:36:c7:8d:54
UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 B) TX bytes:0 (0.0 B)
Interrupt:16

lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:731 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:731 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:52033 (52.0 KB) TX bytes:52033 (52.0 KB)

wlan0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:19:d2:45:4d:96
inet addr:192.168.1.9 Bcast:192.168.1.255
Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::219:d2ff:fe45:4d96/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:27445 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:15175 errors:0 dropped:0 overruns:0
carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:11561853 (11.5 MB) TX bytes:4427559 (4.4 MB)

Pada perintah di atas bahwa saya memiliki eth0 ( ethernet ) yang belum
terkoneksi atau belum di beri IP address dan jaringan wlan0 yang telah terkoneksi
dengan inet addr:192.168.1.9. Jika kita ingin melihat tipe interface tertentu.
Syntax : ifconfig [ interface ]
contoh jika saya hanya ingin melihat interface wlan0

root@bt:~# ifconfig wlan0
wlan0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:19:d2:45:4d:96
inet addr:192.168.1.9 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::219:d2ff:fe45:4d96/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:28150 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:15208 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:11607435 (11.6 MB) TX bytes:4433405 (4.4 MB)

Dengan perincian hasil output :

Hwaddr : 00:19:d2:45:4d:96 // merupakan mac address dari interface wlan0
inet addr : 192.168.1.9 // ip address pada interface
Bcast : 192.168.1.255 // ip broadcasting pada network
mask : 255.255.255.0 // Netmask network – dalam contoh ini tipe C
Interface status : UP
Broadcast status : broadcast
MTU ( Maximum transmission unit ) : 1500
Multicast status : Multicast , IPv6

C. Aktif dan Menon-aktifkan interface tertentu ( UP/DOWN )

syntax : ifconfig [ interface ] [ up | down ]
root@bt:~# ifconfig wlan0 up // untuk menghidupkan atau mengaktifkan interface wlan0

root@bt:~# ifconfig wlan0 down // untuk menonaktifkan interface wlan0

D. Statik IP address

Kita dapat memberikan statik ip jika memang di butuhkan dengan mengikuti syntax
di bawah ini
syntax : ifconfig [ interface ] [ ip-address] netmask [ nilai-netmask ]
masukan interface yang anda inginkan , dalam contoh ini saya menggunakan wlan0
sebagai interface saya. Kemudian masukan ip address yang hendak anda masukan
diikuti dengan netmask. Seperti pada contoh di bawah ini

root@bt:~# ifconfig eth0 192.168.1.43 netmask 255.255.255.0
root@bt:~# ifconfig eth0

eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:16:36:c7:8d:54
inet addr:192.168.1.43 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0
UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 B) TX bytes:0 (0.0 B)
Interrupt:16

E. Default Gateway

syntax : route add default gateway [ip-gateway]
Sebagai contoh saya akan memasukan default gateway 192.168.1.1

root@bt:~# route add default gateway 192.168.1.1

Kemudian saya cek ip gateway jika memang sudah benar menjadi 192.168.1.1

root@bt:~# route
Kernel IP routing table
Destination Gateway Genmask Flags Metric Ref Use Iface
192.168.1.0 * 255.255.255.0 U 0 0 0 wlan0
192.168.1.0 * 255.255.255.0 U 0 0 0 eth0
default 192.168.1.1 0.0.0.0 UG 0 0 0 wlan0

F. DNS

Untuk menambahkan dns secara manual sebenarnya hanya tinggal mengedit file
konfigurasi pada direktori “/etc/resolv.conf” gunakan editor kesayangan kita dan
kita edit sesuai dengan kebutuhan .

root@bt:~# cat /etc/resolv.conf
nameserver 8.8.8.8
nameserver 8.8.4.4

Tampak pada output diatas saya memasukan DNS google yaitu 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 kemudian saya coba cek dengan menggunakan perintah nslookup.

root@bt:~# nslookup google.com
Server: 8.8.8.8
Address: 8.8.8.8#53
Nonauthoritative answer:
Name: google.com
Address: 74.125.236.82
Name: google.com
Address: 74.125.236.80
Name: google.com
Address: 74.125.236.84
Name: google.com
Address: 74.125.236.83
Name: google.com
Address: 74.125.236.81

Hasil output sudah menunjukan bahwa DNS telah mengarah kepada :
8.8.8.8.

G. Interfaces File Configuration

Konfigurasi manual secara DHCP ataupun statik dapat anda temukan pada direktori
“/etc/network/interfaces”

Contoh konfigurasi DHCP adalah seperti di bawah ini :

auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet dhcp
auto eth1
iface eth1 inet dhcp
auto eth2
iface eth2 inet dhcp
auto eth0
iface eth0 inet dhcp
auto wlan0
iface wlan0 inet dhcp

Sedangkan jika kita hendak konfigurasi salah satu interface menjadi statik , editlah file tadi menjadi seperti contoh di bawah ini :

auto lo auto lo
iface lo inet loopback iface lo inet loopback
auto eth0 auto eth0
iface eth0 inet static iface eth0 inet dhcp
address 208.88.34.106
netmask 255.255.255.248
broadcast 208.88.34.111
network 208.88.34.104
gateway 208.88.34.110

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.