Apa Sih Keamanan Jaringan Itu?

0
561

Apa Sih Keamanan Jaringan itu?

 

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Nama saya Syiffa. Kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang apa itu Keamanan Jaringan.

Keamanan Jaringan adalah suatu cara atau system yang berfungsi untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang dapat merusak sistem jaringan tersebut.

Terdapat 2 elemen utama pembentuk keamanan jaringan,yaitu:

  1. Tembok pengamanan(secara fisik atau maya),yaitu suatu cara untuk memberikan suatu perlindungan pada jaringan,baik secara fisik(kenyataan) maupun secara maya(menggunakan software).
  2. Rancangan pengamanan,yaitu suatu rancangan yang nantinya akan di implementasikan untuk melindungi jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman dalam jaringan.

Mungkin banyak orang bertanya,”Kenapa sih Keamanan jaringan itu penting?”

Sebagian besar orang juga akan menjawab,”Ya buat melindungi data kita lah”.

Yaps,jawaban tersebut memang benar.

Tapi disini akan saya jelaskan lagi kenapa keamanan jaringan itu penting.

Oke,kita mulai.

  1. Privacy / Confidentiality

Definisi : menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.

  • Privacy : lebih kearah data-data yang sifatnya privat , Contoh : e-mail seorang pemakai (user) tidak boleh dibaca oleh administrator.
  • Confidentiality : berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut.
  • Contoh : data-data yang sifatnya pribadi (seperti nama, tempat tanggal lahir, social security number, agama, status perkawinan, penyakit yang pernah diderita, nomor kartu kredit, dan sebagainya) harus dapat diproteksi dalam penggunaan dan penyebarannya.
  • Bentuk Serangan : usaha penyadapan (dengan program sniffer).
  • Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan privacy dan confidentiality adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi.

2. Integrity

Definisi : informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi.

  • Contoh : e-mail di intercept di tengah jalan, diubah isinya, kemudian diteruskan ke alamat yang dituju.
  • Bentuk serangan : Adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin, “man in the middle attack” dimana seseorang menempatkan diri di tengah pembicaraan dan menyamar sebagai orang lain.

3. Authentication

  • Definisi : metode untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, atau orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud.
  • Dukungan:

– Adanya Tools membuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologi watermarking(untuk menjaga “intellectual property”, yaitu dengan menandai dokumen atau hasil karya dengan “tanda tangan” pembuat ) dan digital signature.

-Access control, yaitu berkaitan dengan pembatasan orang yang dapat mengakses informasi. User harus menggunakan password, biometric (ciri-ciri khas orang), dan sejenisnya.

4. Availability

  • Definisi : berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan.
  • contoh hambatan:

– “denial of service attack” (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan yang diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang, crash.

-mailbomb, dimana seorang pemakai dikirimi e-mail bertubi-tubi (katakan ribuan e-mail) dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e-mailnya atau kesulitan mengakses e-mailnya.

5. Access Control

  • Defenisi : cara pengaturan akses kepada informas,berhubungan dengan masalah authentication dan juga privacy.
  • Metode : menggunakan kombinasi userid/password atau dengan menggunakan mekanisme lain.

6. Non-repudiation

  • Defenisi : Aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Dukungan bagi electronic commerce.

 

Syarat-Syarat Keamanan Jaringan:

  • Prevention (pencegahan).

Kebanyakan dari ancaman akan dapat ditepis dengan mudah, walaupun keadaan yang benar-benar 100% aman belum tentu dapat dicapai. Akses yang tidak diinginkan kedalam jaringan komputer dapat dicegah dengan memilih dan melakukan konfigurasi layanan (services) yang berjalan dengan hati-hati.

  • Observation (observasi).

Ketika sebuah jaringan komputer sedang berjalan, dan sebuah akses yang tidak diinginkan dicegah, maka proses perawatan dilakukan. Perawatan jaringan komputer harus termasuk melihat isi log yang tidak normal yang dapat merujuk ke masalah keamanan yang tidak terpantau. System IDS dapat digunakan sebagai bagian dari proses observasi tetapi menggunakan IDS seharusnya tidak merujuk kepada ketidak-pedulian pada informasi log yang disediakan.

  • Response (respon).

Bila sesuatu yang tidak diinginkan terjadi dan keamanan suatu system telah berhasil disusupi,maka personil perawatan harus segera mengambil tindakan. Tergantung pada proses produktifitas dan masalah yang menyangkut dengan keamanan maka tindakan yang tepat harus segera dilaksanakan. Bila sebuah proses sangat vital pengaruhnya kepada fungsi system dan apabila di-shutdown akan menyebabkan lebih banyak kerugian daripada membiarkan system yang telah berhasil disusupi tetap dibiarkan berjalan, maka harus dipertimbangkan untuk direncakan perawatan pada saat yang tepat . Ini merupakan masalah yang sulit dikarenakan tidak seorang pun akan segera tahu apa yang menjadi celah begitu system telah berhasil disusupi dari luar.

Demikianlah penjelasan dari saya,lebih dan kurangnya saya mohon maaf,

semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.