Apa Itu Data Breach

0
80

Data breach atau Pelanggaran data adalah insiden yang dikonfirmasi di mana data sensitif, rahasia atau dilindungi, telah diakses atau diungkapkan dengan cara yang tidak sah.
Data breach Juga merupakan salah satu jenis serangan cyber atau di sebut topi hitam yang dapat mengancam bisnis Anda. Data breach atau pelanggaran data adalah suatu posisi di mana kebanyakan Hacker mampu menyelinap masuk ke dalam sistem dan mengambil File Atau data-data penting Yang Ada di dalamnya.
Berikut Penyebab Data Breach :
– Lemahnya Kredensial
Kredensial atau kata sandi yang lemah menjadi salah satu penyebab data breach dapat terjadi. Kata sandi digunakan dengan tujuan untuk mengamankan sistem. Namun Kebanyakan orang masih saja menggunakan kata sandi atau frase semudah ini seperti Password 123.. atau 1sampai 9. Jika anda Menggunakan Password Seperti itu hacker dapat menemukan kata sandi yang Anda gunakan, mereka dapat dengan mudah masuk ke dalam sistem dan mengakses data-data Penting di dalamnya. Oleh Karena itu, Penting bagi perusahaan untuk selalu menggunakan kata sandi yang kuat dan secara Terus – Menerus  memperbaruinya.
– Malware
Malware (malicious software) merupakan suatu program atau file berbahaya yang dibuat dengan tujuan jahat. Peretas dapat menyebarluaskan malware ketika sistem memiliki kerentanan Pada keamanannya. Mereka juga dapat menanamkan malware ketika  Anda secara tidak sadar mengklik tautan berbahaya yang dikirim melalui email Atau sering di sebut phising. Dengan berbagai cara serangan malware ini sering digunakan oleh peretas untuk menghilangkan langkah Verifikasi yang dipergunakan untuk Menjaga sistem.
– Adanya Sebuah Kerentanan Di Sebuah Aplikasi
Sejumlah Hacker akan melakukan serangan ketika mereka menemukan Celah dalam sebuah sistem. Itulah pentingnya bagi kita untuk melakukan penetration testing secara rutin. Penetration testing dengan rutin dapat membantu perusahaan kita untuk menemukan celah keamanan agar segera bisa diperbarui/diperbaiki.
Tips Bagaimana Mencegah Pelanggaran Data
Tidak ada satupun produk keamanan atau kontrol yang dapat mencegah pelanggaran data. Cara yang paling masuk akal untuk mencegah pelanggaran data melibatkan praktik keamanan secara menyeluruh. Ini termasuk dasar-dasar keamanan yang terkenal, seperti melakukan menganalisa kerentanan dan penetration testing secara rutin/berkala, menerapkan perlindungan malware yang terbukti, menggunakan kata sandi / frasa sandi yang kuat dan secara konsisten menerapkan update dan patching perangkat lunak yang diperlukan pada semua sistem.
Meskipun langkah-langkah ini akan membantu mencegah intrusi ke dalam lingkungan, pakar keamanan informasi (infosec) juga mendorong untuk enkripsi data sensitif, apakah itu disimpan di dalam jaringan di tempat atau layanan cloud pihak ketiga. Dalam hal intrusi yang berhasil ke lingkungan, enkripsi akan mencegah pelaku ancaman mengakses data aktual.
Langkah-langkah tambahan untuk mencegah pelanggaran, serta meminimalkan dampaknya, termasuk kebijakan keamanan yang ditulis dengan baik untuk karyawan dan pelatihan kesadaran keamanan berkelanjutan untuk mempromosikan kebijakan tersebut dan mendidik karyawan.
Kebijakan tersebut dapat mencakup konsep-konsep principle of least privilege (POLP), yang memberi karyawan izin minimum dan hak administratif untuk melaksanakan tugas mereka. Selain itu, organisasi harus memiliki rencana respons setiap insiden (IRP) yang dapat segera diimplementasikan jika intrusi atau pelanggaran terjadi. IRP biasanya mencakup proses formal untuk mengidentifikasi, menganalisa, dan mengukur tingkat kerusakan akibat insiden keamanan.

Intinya Adalah :

Setiap masalah dilengkapi dengan solusi dan pastikan untuk selalu mendapat pembaruan terkini. Memiliki koneksi internet yang andal akan memungkinkan Anda untuk terus memperbarui aplikasi yang akan menyelamatkan Anda dari potensi ancaman. Karena semua pembaruan aplikasi terbaru memiliki sistem keamanan terbaru yang ditingkatkan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.